🏠 Kalkulator KPR

Kalkulator Take Over KPR

Bandingkan cicilan KPR lama vs bank baru dan hitung penghematan bersih setelah biaya refinancing

74%
Pemilik KPR = Refinancing
1.5-2%
Selisih Bunga Ideal
Jutaan
Hemat Per Bulan
📊 KPR Saat Ini (Bank Lama)
Rp
Berapa sisa hutang Anda saat ini?
% p.a.
Bunga tahunan dari bank lama
bulan
Berapa bulan lagi kredit Anda?
Rp
Dihitung otomatis (opsional edit manual)
🏦 KPR Bank Baru (Refinancing)
% p.a.
Bunga tahunan yang ditawarkan bank baru
bulan
Berapa lama tenor untuk bank baru?
%
% dari sisa pokok (notaris, appraisal, admin, dll)
Rp
Jika sudah dapat penawaran dari bank baru
WORTH IT!
Pindah KPR menguntungkan secara finansial
Cicilan Lama (Bulanan)
-
Cicilan Baru (Bulanan)
-
Selisih Per Bulan
-
Hemat setiap bulan
Break-Even Point (BEP)
-
Berapa bulan balik modal
📈 Perbandingan Total Biaya
Keterangan KPR Lama KPR Baru Selisih
Sisa Pokok - - -
Cicilan Bulanan - - -
Tenor - - -
Total Pembayaran - - -
Total Bunga Dibayar - - -
Biaya Take Over - - -
PENGHEMATAN BERSIH - - -
⏱️ Analisis Break-Even
1
Hari Pertama Take Over
Anda membayar biaya take over sebesar -
2
Cicilan Baru Dimulai
Setiap bulan hemat - dari cicilan
Break-Even Point (BEP)
Setelah - bulan, biaya take over sudah kembali. Sisanya adalah UNTUNG BERSIH!
💡 Analisis Kelayakan
  • Hitung hasil di atas untuk melihat rekomendasi
📋 Daftar Bunga Bank 2026

Referensi suku bunga KPR terbaru dari bank-bank besar di Indonesia (update 2026):

Bank Suku Bunga Biaya Lain
BCA (Bank Central Asia) 6.5% - 8.5% Provisi 0.5%, Asuransi 0.1%
Mandiri 6.8% - 8.8% Provisi 0.5%, Asuransi 0.1%
BRI (Bank Rakyat Indonesia) 6.9% - 9.0% Provisi 0.5%, Asuransi 0.1%
BTN (Bank Tabungan Negara) 6.2% - 8.2% Provisi 0.3%, Asuransi 0.1%
BSI (Bank Syariah Indonesia) 6.5% - 8.5% Margin 0.5%, Asuransi 0.1%
CIMB Niaga 6.9% - 8.9% Provisi 0.5%, Asuransi 0.1%
BNI (Bank Negara Indonesia) 6.7% - 8.7% Provisi 0.5%, Asuransi 0.1%

*Tarif bunga dan biaya dapat berubah. Periksa langsung ke bank untuk penawaran terkini dan program khusus.

💰 Komponen Biaya Take Over KPR

Biaya-biaya yang biasanya termasuk dalam take over KPR:

Total biaya take over biasanya berkisar 3-7% dari sisa pokok. Mintalah penawaran resmi (Term Sheet) dari bank baru untuk tahu jumlah pasti.

✅ Kapan Take Over KPR "Worth It"?
Indikator Positif (Lakukan Take Over):
  • Selisih bunga minimal 1.5-2% antara bank lama dan bank baru
  • Break-even period kurang dari 60% sisa tenor KPR (contoh: sisa 200 bulan → BEP < 120 bulan)
  • Penghematan bersih positif dan signifikan (minimal ratusan juta)
  • Cicilan bulanan baru setidaknya 10-15% lebih rendah dari cicilan lama
  • Anda berencana tinggal atau memegang properti minimal 3-5 tahun ke depan
  • Tenor baru sama atau lebih pendek dari sisa tenor lama (tidak memperpanjang cicilan)
⚠️ Indikator Negatif (Hindari Take Over):
  • Selisih bunga kurang dari 1% — penghematan tidak signifikan
  • Break-even period lebih dari 60-70% sisa tenor — terlalu lama untuk balik modal
  • Biaya take over sangat tinggi (>7% sisa pokok) — makan habis penghematan bunga
  • Rencana pindah atau jual properti dalam 2-3 tahun ke depan
  • Sisa tenor sangat pendek (<60 bulan) — tidak ada waktu untuk balik modal
  • Penghematan bersih negatif atau sangat kecil (
❓ Pertanyaan Umum (FAQ)

1. Apa itu take over KPR?

Take over KPR adalah proses mengalihkan kredit rumah dari satu bank ke bank lain. Sisa pokok pinjaman ditanggung oleh bank baru, sementara Anda membayar cicilan ke bank baru dengan suku bunga yang biasanya lebih rendah. Proses ini melibatkan beberapa biaya (notaris, appraisal, admin) yang harus ditimbang dengan penghematan bunga.

2. Berapa rata-rata biaya take over KPR?

Biaya take over KPR rata-rata adalah 3-7% dari sisa pokok pinjaman, tergantung bank dan kompleksitas dokumen properti. Komponen utamanya: notaris (1-1.5%), appraisal (1.5-5M), provisi bank (0.3-0.5%), dan biaya admin (0.5-2M). Untuk tahu jumlah pasti, minta penawaran resmi (Term Sheet) dari bank baru.

3. Kapan take over KPR worth it secara finansial?

Take over worth it jika: (1) selisih bunga minimal 1.5-2%, (2) break-even period <60% dari sisa tenor, (3) penghematan bersih positif dan signifikan, (4) rencana tinggal minimal 3-5 tahun ke depan. Gunakan kalkulator ini untuk simulasi akurat.

4. Apakah ada biaya lain dari bank lama saat take over?

Tergantung kontrak KPR lama Anda. Beberapa bank mengenakan pre-payment penalty (1-2% sisa pokok) jika KPR dilunasi sebelum tenor berakhir. Ada juga biaya penyelesaian dari bank lama (Rp 250K-1M). Cek kontrak KPR Anda atau tanya langsung ke bank lama untuk tahu kewajiban Anda.

5. Apa bedanya take over dengan refinancing?

Take over = mengalihkan KPR ke bank lain (sisa pokok tetap sama). Refinancing = proses secara umum yang bisa mencakup take over, restruktur tenor, atau penambahan kredit. Dalam konteks KPR, istilah ini sering digunakan bergantian, tapi take over lebih spesifik untuk pindah bank.

6. Berapa lama proses take over KPR?

Proses take over KPR biasanya memakan waktu 2-6 minggu, mulai dari pengajuan aplikasi hingga pencairan dana. Tahapan: aplikasi & verifikasi dokumen (3-5 hari), appraisal (3-5 hari), persetujuan (5-7 hari), penyelesaian notaris & PPAT (3-7 hari), pencairan dana (1-2 hari). Waktu bisa lebih cepat atau lambat tergantung kelengkapan dokumen dan bank.